Islam dan Demokrasi

Perbedaan Islam dan Demokrasi
1. Sumber
Islam dari Wahyu Ilahi; demokrasi dari akal insani.
2. Pedoman
Islam dari Alquran dan Assunah; demokrasi dari undang-undang buatan manusia.
3. Pembuat hukum
Islam dari Allah; demokrasi dari rakyat melalui perwakilannya.
4. Hukum yang digunakan
Islam berdasarkan Syariat Islam; demokrasi berdasarkan undang-undang yang disepakati mayoritas wakil rakyat.
5. Sifat
Islam bersifat permanen dan stabil dari zaman ke zaman tidak berubah; demokrasi bersifat berubah-ubah sesuai dengan zamannya.
6. Penghapusan hukum
Islam karena sifatnya permanen maka hukum tersebut tidak bisa dihapus atau berubah; demokrasi karena sifatnya dapat berubah maka hukum tersebut dapat dihapus tergantung mayoritas wakil rakyat.
7. Pengambilan hukum
Islam dari dalil syar’i terkuat, jika ada khilaf (perbedaan) maka diutamakan pendapat mayoritas Fuqoha (mayoritas disini bukan berdasarkan jumlah imamnya, tetapi dilihat dari tingkatan keahlian), atau putusan imam; demokrasi diambil dari mayoritas wakil rakyat.
8. Penyelesaian masalah
Islam menggunakan Syura’ (musyawarah); demokrasi tergantung mayoritas wakil rakyat.
9. Kebenaran
Islam sesuai syariat; demokrasi tergantung mayoritas wakil rakyat.
10. Mayoritas dalam pengambilan hukum
Islam dari ahlil ikhtishosh; demokrasi dari wakil rakyat

~ by aye05 on 16 September, 2009.

Leave a Reply